Sunday, 21 April 2013

jalan ma'rifah



Jalan Ma’rifah
Kaum Sufi untuk mendapatkan suaru marifah melalui jalan yang ditempuh dengan mempergunakan suatu alat diantaranya:
a. Sir
b. Menurut Al-Qusyairi ada tiga yaitu:
1. Qalb fungsinya untuk dapat mengetahui sifat Tuhan.
2.  Ruh fungsinya untuk dapat mencintai Tuhan.
3. Sir fungsinya untuk melihat Tuhan.
Kedudukan Sir lebih halus dari ruh dan qalb. Dan ruh lebih halus dari qalb. Qalb disamping sebagai alat untuk merasa juga sebagai alat untuk berfikir. Bedanya qalb dengan aql ialah kalau ‘aql tidak dapat menerima pengetahuan tentang hakiki Tuhan, tetapi Qalb dapat mengetahui hakikat dari segala yang ada dan manakala dilimpahi suatu cahaya dari tuhan, bisa mengetahui rahasia-rahasia Tuhan.
Posisi Sir bertempat di dalam ruh. Dan ruh sendiri berada di dalam qalb. Sir akan akan dapat menerima pantulan cahaya dari Allah apabila qalb dan benar-benar suci, kosong dan tidak berisi suatu apapun.  Pada suasana yang demikian, Tuhan akan menurunkan cahaya-Nya kepada mereka (sufi). Dan sebalaiknya mereka yang melakukannya (orang sufi) yang dilihat hanyalah Allah SWT.
Pada kedudukan di atas ia (orang sufi) telah berada pada tingkah “ma’rifah”. Sifat dari ma’rifah Tuhan bagi seorang sufi adalah kontinyu (terus menerus). Semakin banyak mendapat ma’rifat Tuhan semakin banyak yang diketahui tentang rahasia-rahasia Tuhan. Sehingga orang sufi semakin dengan Tuhan. Namun untuk memperoleh ma’rifat yang penuh tentang Tuhan mustahil, sebab manusia bersifat terbatas sedangkan Tuhan bersifat tidak terbatas.

0 komentar: